Belajar Bahasa Arab

Room Mahasiswa UGM yang Cinta Bahasa Arab

Yhouga Ariesta

(Mahasiswa Teknik Sipil UGM Angkatan 2007)

Salah satu diantara sekian banyak keutamaan kota Yogyakarta dibanding kota-kota lain, adalah semangat mahasiswa yang teramat tinggi dalam berdakwah. Buahnya, adalah sekian banyaknya kegiatan yang diadakan oleh mahasiswa, terutama dalam proses tashfiyyah (pemurnian) dan tarbiyyah (pembinaan) ummat. Teringat ketika pertama kali menginjakkan kaki di kota ini, di Masjid Pogung Raya terdapat sebuah brosur kecil “Penerimaan Santri Baru Ma’had ‘Ilmi”. Waktu itu,

dengan tanpa pikir panjang, saya mengikuti tes penerimaannya di tengah padatnya jadwal ospek. Sejak saat itu, berawal petualangan seru saya dalam mempelajari bahasa Al-Qur’an, bahasanya ummat Islam, dan -walaupun haditsnya dhoif- bahasanya penduduk syurga. Bahasa Arab.

Dimulai dari dauroh Bahasa Arab yang diadakan oleh Pengurus Akademik Ma’had Ilmi, waktu itu dipegang oleh Ustadz Didik Suyadi (takmir Masjid Pogung Dalangan). Kami, saya dan kira-kira 20 orang santri lainnya dari berbagai jurusan, mempelajari sebuah kitab yang populer di kalangan santri, utamanya di pondok-pondok pesantren daerah Jawa Barat : Al-Muyassar fii ‘Ilmin Nahwi. Kitab tipis ini dikarang oleh Ustadz Aceng Zakaria, seorang Ustadz dari Persis (Pesatuan Islam) daerah Jawa Barat (kalau tidak salah ingat Garut). Berisi penjelasan ringkas nan mudah tentang ilmu nahwu, mulai bab Huruf hingga bab-bab yang sedikit sulit seperti Tawabi’. Kami mempelajari kitab tersebut bersama Ustadz Adika Mianoki.

Waktu itu, diadakan beberapa kali ujian sebagai evaluasi hasil belajar kami. Berulang kali, saya yang baru pertama kalinya mempelajari ilmu nahwu, gagal dan diharuskan mengulangi pelajarn tersebut. Akhirnya, saya dan beberapa santri yang juga gagal mengulang kembali bab-bab di Kitab Muyassar, yang sudah sampai setengah kitab, bersama Ustadz Ari Wahyudi.

Kitab kedua yang saya pelajari, selepas selesainya program tersebut, adalah Kitab Mukhtaraat. Berisi ringkasan kaidah-kaidah ilmu Nahwu dan Shorof yang dikarang oleh Ustadz Aunur Rofiq Ghufron, mudir Ma’had Al-Furqon Sedayu, Gresik. Melalui kitab ini saya mengulang bab nahwu, dan mempelajari untuk pertama kalinya, ilmu shorof.

Setelah itu, kitab-kitab kecil yang saya pelajari sebagai pelengkap, adalah Kitabut Tashrif, kitab dwilingua (Arab dan Indonesia huruf Pegon Melayu), Amtsilatul I’rob (berisi contoh-contoh i’rob berbagai kalimat), dan terakhir yang cukup berat adalah Mulakhosh. Satu-satunya kitab tentang bab Nahwu dan Shorof yang dikarang bukan oleh Ustadz Indonesia, melainkan Ustadz Fu’ad Ni’mah dari Beirut, Lebanon. Kitab ini berisi penjelasan detil mengenai bab nahwu dengan penjelasan yang teramat mendalam, dan contoh-contoh yang sangat membantu.

Pada akhirnya, setelah setahun genap mempelajari bahasa Arab, saya baru mulai berani membaca sendiri kitab gundul berbahasa Arab pada pertengahan tahun kedua. Tentunya setelah praktek membaca kitab di hadapan Ustadz, yang kemudian mengkoreksi harakat dan menanyakan kedudukan masing-masing kata (i’rob). Dan sungguh, walaupun kemampuan saya hanya sekedar menerjemahkan ala kadarnya, tanpa mampu mengharokati dengan 100% benar, tanpa mampu memberi kedudukan pada tiap kata, ternyata masih ada nikmat tersendiri ketika berhasil membaca sebuah paragraf dalam bahasa Arab. Nikmat ini barangkali bisa disimpulkan menjadi tiga :

  1. Membaca kitab dalam bahasa aslinya, akan membebaskan kita dari orang ketiga. Hanya ada kita, dan sang penulis sendiri. Apabila kita membaca terjemahan, maka pemahaman kita secara otomatis akan dibatasi oleh kemauan sang penerjemah. Ibarat kita hanya nyucuk saja. Penerjemah bilang A, kita juga harus bilang A. Padahal, tidak semua penerjemah memiliki kemampuan diniyah yang kuat. Beberapa penerjemah bahkan masih awam dalam masalah agama, namun dalam masalah bahasa mereka unggul. Dampaknya, terjadi kesalahan penerjemahan dalam beberapa kata, yang sangat dipengaruhi oleh wawasan sang penerjemah.
  2. Membaca sebuah paragraf dalam bahasa aslinya, akan memudahkan kita mengexplore makna yang terkandung, dan memperluas penjelasan kita. Kita dengan bebas dan leluasa, dapat memilih kata-kata mana yang sekiranya cocok untuk menggantikan istilah ini, istilah itu. Dampaknya, objek dakwah kita akan terbantu pemahamannya.
  3. Membaca dalam bahasa aslinya akan memudahkan kita menghafal ayat, hadits, maupun atsar-atsar penting yang dapat kita keluarkan sewaktu-waktu dibutuhkan. Ibarat seorang pengembara yang membawa kurma, tentu lebih utama dari yang membawa tepung, gula, dan air. Yang pertama akan dengan mudah memakan kurmanya saat ia butuhkan. Sedangkan yang kedua harus mencampur tepung dengan air, mengadon, memasaknya hingga menjadi roti. Baru kemudian ia makan. Semakna itulah jika kita memiliki hafalan, ketika ada yang bertanya maka spontan akan kita ucapkan. Tidak perlu lagi membuka kitab yang tebal, atau search di program Maktabah Syamilah. Tinggal ngomong.

Maka, bagi yang masih berdomisili di Yogya, jangan lewatkan waktu untuk tidak mempelajari bahasa Arab. Mumpung banyak program yang ditawarkan. Ma’had Umar bin Khattab, program MEDIU, dan berbagai program lainnya yang dapat membantu dalam mempelajari bahasa Al-Qur’an. Bahasa ummat Islam. Bahasanya penduduk syurga. Bahasa Arab.

Mari, belajar bahasa Arab !

sumber: yhougham.wordpress.com





11 Comments to “Nikmatnya Bisa [Sedikit] Membaca Kitab”

  1.   hari prasetyo | January 7th, 2010 at 8:59 am     

    assalamualaikum ..hmm semoga kita bia saling bertukar pengetahuan y.
    salam ukhuwah!!

  2.   Yuni Tri Hastuti | January 10th, 2010 at 5:00 pm     

    Mudah-mudahan tidak hanya di Yogya, tp kota-kota yang lainpun akan menikmati program2 bahasa Arab seperti ini…amin

  3.   studyarabic | January 11th, 2010 at 3:00 pm     

    Amiin…
    Terima kasih atas doanya. Barangkali, Anda bisa memelopori kegiatan bahasa Arab di kota Anda.

  4.   venty | March 3rd, 2010 at 11:55 am     

    alhamdulillah.. pengelaman yang menarik.. semoga kita selalu bisa sharring ilmu.. amin

  5.   studyarabic | March 3rd, 2010 at 5:53 pm     

    @ Venty

    Amiiin.

  6.   rera | April 16th, 2010 at 9:05 am     

    mudah-mudahan semakin banyakilmu yang bisa dibagikan.. terimakasih..

  7.   Forum Ilmiah Studi Islam | December 6th, 2010 at 1:30 pm     

    Akhi, izin share ya.

  8.   Diamond Shapes and Cuts | November 24th, 2013 at 3:04 pm     

    I love what you shared here. A cool way to talk about.
    Regards, CEO/Founder of RichFlame & ShoesBlitz.

    THE BENEFICIAL SHARES: Diamond Shapes and Cuts, Bump Around Nose Ring, Nose Ring Infection Bump, Nose Ring Bump, Kimberley Diamond Mines, Ekati Diamond Mines, Commitment Ring Finger, Strong Blue Fluorescence Diamond, African Diamond Mines, Diamond Color Clarity Guide, Gemesis Diamonds, Diamond Color Scale Chart, Carat Diamond Size Chart, Diamond Actual Size Chart, Diamond Rings, Blue Diamond, Diamond Earrings, Diamond Engagement Rings, Diamond Jewelry, Diamond Necklaces, Yellow Diamond, Pink Diamond, Diamond Pendant, Black Diamond Rings, Loose Diamond, Diamond Solitaire, Diamond Bracelets, Princess Cut Diamond, Diamond Wedding Band, Diamond Band Rings, Tacori Engagement Rings, Manmade Diamonds, Herkimer Diamond, Harry Winston Engagement Rings, Moissanite Engagement Rings, Uncut Diamonds, Neil Lane Engagement Rings, Herkimer Diamonds, Asscher Cut Engagement Rings, Debeers Diamond, Pear Shaped Engagement Rings, Split Shank Engagement Rings, Moissanite Diamonds, Canary Diamond Rings, Americus Diamond, Diamond Clarity Scale, Jewelers, Promise Rings, Mens Wedding Bands, Mens Wedding Rings, Sapphire Rings, Vintage Engagement Rings, Antique Engagement Rings, Eternity Rings, Emerald Rings, Diamond Studs, Diamond Earrings Studs, Sapphire Engagement Rings, Diamond Rings Band, Cheap Engagement Rings, Synthetic Diamond, Bridal Ring Sets, Unusual Engagement Rings, Diamond Jewelers, Cushion Cut Engagement Rings, Mens Diamond Rings, Emerald Cut Engagement Rings, Sapphire Diamond Ring, Rose Gold Engagement Rings, Solitaire Engagement Rings, Cushion Cut Diamonds, Three Stone Engagement Rings, Diamond Eternity Ring, Emerald Diamond Rings, Diamond Hoop Earrings, Orthotic Shoes, Naot Shoes, Hush Puppy Shoes, Aerosole Shoes, Rieker Shoes, Marmi Shoes, Dexter Bowling Shoes, Adio Shoes, Softspot Shoes.

Leave a Comment

buy cipro online order plavix acheter cialis en ligne kaufen viagra online software for spying